PKK Berkarya

Ibu-ibu Program Kesejahteraan Keluarga (PKK) desa Mijen tengah mengikuti pelatihan pembuatan kerajinan tangan ((handcraft) pada Selasa (5/9) di balai desa Mijen. Dengan memanfaatkan barang sisa, berupa kain perca, ibu-ibu mengubahnya menjadi bros yang sangat cantik dan menarik. Diadakannya kegiatan ini bertujuan agar ibu-ibu PKK memiliki keterampilan dalam memanfaat barang yang tidak terpakai dan biasa dianggap sebagai sampah menjadi sesuatu yang berdaya guna kembali dan bernilai jual tinggi.

Hasil dari pelatihan ini nantinya akan dipasarkan ke masyakarat. Bros karya ibu-ibu PKK biasa dijual di pasar Krempyeng Demak atau bisa juga didapatkan di rumah ibu Furi Gustinasari dan Ibu Sri Widyastuti. Harga dari bros-bros tersebut bervariasi. Mulai dari harga yang paling murah Rp. 3.500, hingga mencapai Rp. 75.000, per bros, bergantung dari bahan dan kreasi.

Bros dari kain perca

 

Selain pemanfaat kain perca, ibu-ibu juga mengolah sampah plastik yang berasal dari kemasan minuman, deterjen, sabun, dan lain-lain menjadi kerajinan yang dapat digunakan sebagai pajangan maupun fungsi lain, seperti tas, keranjang, dan lain-lain, yang juga bernilai ekonomis.

Tas plastik dari kemasan gelas minuman

 

Keranjang Plastik kemasan deterjen

 

Wadah Gelas Minuman

 

Dengan pelatihan ini diharapkan ibu-ibu PKK dapat memanfaatkan waktu luang di samping pekerjaan rumah tangga dengan sesuatu yang bermanfaat, dan juga mendorong ibu-ibu agar dapat termotivasi menjadikan keterampilan ini sebagai modal untuk berwirausaha demi kesejahteraan keluarga.  Selain itu penerapan R3 (Recycle, Reuse, and Reduce) tentu juga akan mengurangi  produksi limbah rumah tangga sehingga tercipta lingkungan yang lebih sehat dan konservatif.

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan